Thursday, February 26, 2015

Untitled 4

Bukankah di hati itu sudah tertata rapi?
Sudah tertata rapi untuk seseorang yang berhasil neguasai pikiranmu?
Bukankah di hati itu sudah dipersiapkan untuknya?
Untuk seseorang yang mencuri pandangan mu?

Dia..
Seseorang yang menurutmu berarti..
Seseorang yang selalu kamu harapkan datang di mimpimu..
Seseorang yang kamu banggakan di depan teman-teman mu..
Seseorang yang selalu mewujudkan mimpi-mimpimu..
Seseorang yang selalu kamu doakan..

Tak pernah kah terlintas di pikiranmu?
Tentang sebuah ruangan yang dipersiapkan untuk menyambut kedatangan seseorang?
Ruangan itu kamu tata dengan rapihnya, dihias dengan cantiknya..
Berharap orang itu masuk ke ruangannya dan menemukanmu tanpa kamu mengatakannya dimana ruangan itu berada?
Dan kamu menunggu dalam diam disana
Dan dia tak kunjung datang

Saat kamu keluar dan melihatnya..
Dia sudah berada di ruangan yang lain.
Bahagia di dalam sana..

Apa yang kamu harapkan?
Tetap berharap agar dia melihat ruangan yang kamu siapkan untuknya?
Setelah dia melihatnya, apa yang kamu harapkan?
Hidup bahagia dengannya?
Apa kamu lupa dia sudah terlalu nyaman di ruangan sebelumnya?
Apa kamu akan meminta dia untuk pindah ruangan?
Dan dia pindah dengan hati yang iba padamu?
Bukan hati yang tulus?

Terlalu lelah kah kamu?
Tidurlah sejenak..
Lupakan semua yang terjadi..
Menangislah sekeras mungkin..
Tapi ingatlah untuk tersenyum..
Tuhan Maha Tahu..
Tuhan akan gantikan semuanya..

No comments:

Post a Comment

Kita

Pagi terlalu dini untuk hati yang ingin pergi Siang terlalu terik untuk hati yang tercabik Malam terlalu larut untuk hati yang kalut Pun...