Thursday, February 26, 2015

Rasa Takut

Ajari aku menggunakan pena
Akan kutulis gemercik air udara dingin kabut senja sampai daun gugur
Rasa takut
Aku akan duduk melihatmu dari jauh, sambil mendoakanmu dari jauh
selama aku tidak bisa melakukan apapun saat ini
Bahkan untuk sekedar bertanya apakah kamu sudah makan?
atau apakah kamu baik-baik saja ?

Sekalipun kesempatan itu ada
Aku merasa tidak semua kesempatan mesti di ambil
Aku akan duduk memperhatikanmu dari jauh-jauh sambil mendoakanmu
Sekalipun tangan dan kaki begitu ingin bergerak menolongmu ketika kamu tersandung dan jatuh
Aku tahu kamu bisa berdiri sendiri meski harus duduk sebentar untuk merasakan rasa sakit itu
Aku akan berdiri dan memandangmu dari jauh sambil mendoakanmu
Aku akan memastikanmu baik-baik saja

Setidaknya aku tahu apa kamu bahagia atau bersedih untuk hari ini
Sebab aku tidak bisa berada didekatmu saat ini
Tuhan tidak menyukainya
Bahkan ketika aku bersembunyi-sembunyi seperti inipun aku masih merasa takut bahwa Dia cemburu karena aku menduakanNya
lalu aku bersimpuh lalu bertanya pada diri sendiri mengapa aku takut melangkah lebih jauh

Aku tahu aku menginginkan berada disana
berada didekatmu saat suka dan duka
orang yang akan menolongmu pertama kali saat jatuh
Menjadi orang pertama yg akan menemuimu dipagi hari
untuk menanyakan apa kabar tidur malam tadi, nyeyakah ?
Menjadi orang yang selalu berada didekatmu
dan menggandeng tanganmu saat kemana-mana
Membuatkanmu sarapan pagi atau secangkir kopi dimalam hari

Aku bertanya mengapa aku terlalu takut melangkah lebih jauh ?
aku terlalu takut pada kenyataan bahwa aku memang penakut
Aku ingin bertanya kepada Tuhan mengapa aku begitu takut
apakah Tuhan cemburu karena aku lebih mencintai makhlukNya dari pada diriNya sendiri
Aku takut Dia marah padaku dan mencabut keberanian itu dari dalam diriku,
menggantinya dengan rasa takut dan khawatir..

No comments:

Post a Comment

Kita

Pagi terlalu dini untuk hati yang ingin pergi Siang terlalu terik untuk hati yang tercabik Malam terlalu larut untuk hati yang kalut Pun...