Thursday, May 15, 2014

Hujan :)

Gadis itu duduk termenung di depan terasnya, memandangi rintik hujan yang turun merasakan hembusan angin yang sejuk membuat rambut sebahunya seakan menari diatas kegalauannya.
Hati dan pikirannya di ganggu oleh sesosok pria yang dia sayangi, yang ternyata pria itu telah mendapat tempat di hatinya. Pria yang selalu mewujudkan mimpi-mimpinya, mimpi tentang pria yang dia suka namun bertepuk sebelah tangan.
Ajaib nya, pria yang sekarang menempati hatinya kini adalah orang yang tidak pernah dia sangka, yang dulu hanya berstatus sebagai kakak-adik. Sukses nya pria tersebut mengambil alih hati dan pikirannya.
Di antara rintik hujan, dia selalu selipkan doa untuk pria itu.
Walaupun dia tau, bukan jalannya pria itu untuk dia.
Seperti memeluk kaktus, semakin erat di peluk semakin sakit.
Kedua insan itu saling menyayangi, mungkin untuk sekarang hanya sebagai kakak-adik, kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi pada mereka di musim hujan berikutnya.
Aku memandangi gadis itu, aku membaca setiap ekspresi yang dia tunjukkan.
Tersimpan banyak kerinduan yang belum ia sampaikan.
Aku tau pada siapa rindu itu.
Dia menatapku dan berkata “aku suka hujan, hujan mengingatkan ku tentang dia”.
Aku tersenyum menepuk pundaknya, niat hati ingin menghilangkan sedikit rasa galaunya.
Dia berkata lagi “Kalau boleh aku memilih untuk siapa hati ini aku berikan, aku tidak akan berikan hati ini untuknya, terlalu sakit menyayangi nya seperti ini.”
Aku hanya bisa tersenyum.
Dia memandangi hujan, bibirnya tersenyum tapi tidak matanya.
Aku menariknya mendekati hujan, aku berputar menari diiringi hujan, dia masih diam terpaku melihat ku bingung
Aku berkata “kita sama-sama menyukai hujan, aku akan buat kenangan saat hujan sama kamu, aku gak mau kamu inget dia terus karna hujan, aku mau kamu inget aku juga, kamu teman aku, aku sayang kamu, aku gak mau kamu sedih terus”
Aku tau dia meneteskan air mata, namun tidak terlihat karena hujan membasahinya juga.

Aku memeluknya erat..

No comments:

Post a Comment

Kita

Pagi terlalu dini untuk hati yang ingin pergi Siang terlalu terik untuk hati yang tercabik Malam terlalu larut untuk hati yang kalut Pun...