Thursday, April 14, 2016

Rindu ku

Apa yang harus aku lakukan?
Membunuh rasa rindu yang telah ia rekatkan ke hati ini.
Hati yang penuh harap.

Bodoh, aku hanya bisa diam disini.
Meratapi hujan yang jatuh seakan menertawakan ku hingga menangis.
Aku tak suka,
Aku benci,
Tapi aku tak bisa apa-apa.

Memang senja bukan untuk fajar.
Mereka tak kan bisa di pertemukan.
Ada dinding besar yang bertuliskan “Hai, kalian tidak akan bisa bersama”

Aku duduk di samping jendela itu menatap hujan yang masih seakan menertawakanku.
Dalam lamunku pun terlintas,
Apakah hujan dijatuhkan oleh langit?
Atau hujan sendiri yang menjatuhkan dirinya?
untuk apa dijatuhkan oleh langit?
Dan untuk apa menjatuhkan dirinya sendiri?

Apakah seperti aku?
Aku yang terlalu berharap pada sesosok bayangan yang tak kan pernah bisa ku sentuh

Atau kah dia yang tak pernah ingin menampakkan dirinya di hadapan ku?

No comments:

Post a Comment

Kita

Pagi terlalu dini untuk hati yang ingin pergi Siang terlalu terik untuk hati yang tercabik Malam terlalu larut untuk hati yang kalut Pun...