Hai apa kabar?
Aku masih disini dan
baik-baik saja.
Aku masih bisa
tersenyum tanpa kamu.
Terkadang saat itu kamu
patahkan hati ku,
Butuh waktu yang lama
untuk menyembuhkan lukanya.
Patah hati itu sakit.
Mungkin bisa dikatakan
lebih sakit daripada patah tulang.
Aku butuh waktu lama
untuk terbiasa tanpa kamu.
Karena kamu salah satu
kebiasaan aku.
Kebiasaan aku untuk
menyapa kamu di pagi hari.
Kebiasaan aku untuk
mengingatkan kamu makan.
Kebiasaan aku untuk member
kamu semangat setiap harinya.
Kamu tau gak? Mengubah kebiasaan
itu teramat sulit.
Aku harus keluar dari
nyaman nya aku ke kamu.
Aku harus mengubah
kebiasaan aku.
Kamu tau gak? Aku harus
menangis dulu untuk ubah kebiasaan aku.
Aku harus lelah hati
dulu untuk ubah kebiasaan aku.
Aku harus berlari
sejauh mungkin untuk mencoba tidak mengenalmu.
Dan itu rasanya sakit.
Hai apa kabar?
Aku yakin kamu
baik-baik saja disana.
Dan aku pastikan aku
lebih baik baik saja disini.
Tanpa kamu.
Ada yang hilang.
Tapi aku berhasil
keluar dari zona nyaman itu.
Aku selesai.
Kamu pun selesai.
Aku rindu, apa kamu
rindu juga disana?
Tapi aku sudah lelah rindu
sendirian.
Terimakasih kamu.
Terimakasih kenangan.
No comments:
Post a Comment