Monday, December 22, 2014

Cukup

Sudah cukup !
Cukup untuk menjadi orang lain !
Tidakkah kamu bosan? Tidakkah kamu lelah menjadi orang lain?
Hanya untuk diperhatikan sama?
Hanya untuk dilihat sama?
Hanya untuk dianggap sama?
Sama dengan orang lain yang bukan dirimu?

Tidakkah kamu sadar?
Otak mu lelah,
Lelah untuk berfikir bagaimana lagi agar kamu dianggap sama dengan dia? Atau mereka?
Tidakkah kamu dengar?
Hati mu berteriak,
Berteriak untuk menghentikanmu.

Apa yang sedang kau fikirkan untuk menjadi orang lain?
Tidakkah cukup menjadi dirimu sendiri?

Kenapa kamu? Apa yang sedang terjadi padamu?
Oh.. bukan kamu !
Lebih tepatnya Aku !

Apa yang sedang aku lakukan?
Menghabiskan waktu untuk mencari cara agar aku dilihat sama?

Bodoh !

Entah apa yang sedang aku fikirkan?
Aku kehilangan “Siapa Aku?”
Kenapa?

Hah.. Aku bahkan tidak bisa menjawab

Siapa Aku?
Apa yang sedang terjadi pada ku?
Apa yang aku lakukan?
Kenapa?

Bukankah aku tidak suka dengan seseorang yang tidak menghargai dirinya sendiri?
Kenapa aku begitu cerdas untuk menasihati orang lain?
Sedangkan untuk menasihati diri sendiri pun aku tak mampu?

Apakah aku mulai sombong?
Sombong bahwa aku hanyalah seorang manusia?
Yang hanya diciptakan dari segumpal tanah?

Tuhan menciptakan aku.
Dan aku hanya menikmati saja apa yang sudah Dia berikan padaku.
Tapi, kenapa?

Lagi, lagi dan lagi..

Perasaan ini muncul..
Fikiran ini datang..
Sikap ini timbul..

Kenapa?

Sampai malam ini pun..
Aku hanya terduduk diam,
Dengan sejuta pertanyaan yang berulang-ulang..
Dan belum ku temukan jawabnya..

Tuhan..
Rindukah Engkau padaku?
Rindukah Engkau aku meminta pada-Mu?
Rindukah Engkau aku bersujud pada-Mu?

Rindukah Engkau aku menangis di hadapan-Mu?

No comments:

Post a Comment

Kita

Pagi terlalu dini untuk hati yang ingin pergi Siang terlalu terik untuk hati yang tercabik Malam terlalu larut untuk hati yang kalut Pun...