Malam ini tiada bintanng, mereka sembunyi di mendungnya langit. Bulan pun tak nampak. Ternyata langit yang mendung menutupi semua cahaya langit malam.
Mata gadis ini sayup-sayup, hanya untuk menyempatkan diri untuk mengucapkan selamat malam buat kamu. Iya kamu, tuan terindah. Yang dulu terindah sekarang pun msaih jadi yang paling indah.
Tapi tidak seindah dulu.
Rasa itu berkurang, namun masih mengagumi.
Entah sampai kapan perasaan ini ada, sekali lagi aku bilang pada mu tuan, dibalik kesibukkan yang aku lakukan tersimpan kekuatan untuk melupakanmu. Namun semakin aku mencoba lupakan, kamu selalu membuat ku galau.
Hiperbola mungkin gadis ini tuan, tapi jatuh cinta itu bisa membuat semuanya berlebihan kan? :)
No comments:
Post a Comment