Sunday, November 30, 2014

Selamat malam buat tuan ku

Hai Tuan, sudah tidurkah kamu? Aku sudah ingin tidur dan aku yakin kamu tidak peduli mau aku tidur cepat atau tidak. Memang nya aku siapa mu? Haha
Malam ini tiada bintanng, mereka sembunyi di mendungnya langit. Bulan pun tak nampak. Ternyata langit yang mendung menutupi semua cahaya langit malam.

Mata gadis ini sayup-sayup, hanya untuk menyempatkan diri untuk mengucapkan selamat malam buat kamu. Iya kamu, tuan terindah. Yang dulu terindah sekarang pun msaih jadi yang paling indah.
Tapi tidak seindah dulu.

Rasa itu berkurang, namun masih mengagumi.
Entah sampai kapan perasaan ini ada, sekali lagi aku bilang pada mu tuan, dibalik kesibukkan yang aku lakukan tersimpan kekuatan untuk melupakanmu. Namun semakin aku mencoba lupakan, kamu selalu membuat ku galau.

Hiperbola mungkin gadis ini tuan, tapi jatuh cinta itu bisa membuat semuanya berlebihan kan? :)

No comments:

Post a Comment

Kita

Pagi terlalu dini untuk hati yang ingin pergi Siang terlalu terik untuk hati yang tercabik Malam terlalu larut untuk hati yang kalut Pun...